Happy WordPress Blogging Anniversary

 

Hari ini tepat 8 tahun saya bergabung dengan wordpress.

379bb076087b067d5692a4f3112812e2.jpg

Happy wordpress blogging anniversary!

Perjalanan 8 tahun belajar menuangkan pikiran dalam blog ternyata tak membuat saya otomatis mampu menulis dengan baik. Seringkali saya tak tahu harus menulis apa. Kalau mau menulis non fiksi juga belum berbakat. Mau menulis fiksi apalagi =D. Jadinya ya sesuai dengan mood saya saja.. Parah ya.. Kalau lagi badmood suka curhat di blog.

Saya ingin bisa menulis dengan mengalir, smooth, enak dibaca gitu. Tapi tak mudah, khususnya untuk menulis semacam artikel. Bahasanya kaku, terkadang masih suka copy paste aja bahasanya dari buku, belum bisa menceritakan dengan bahasa sendiri. Tak jarang macet di tengah jalan, bahasanya aneh, dan akhirnya saya delet. Kalau toh saya paksa posting sebenarnya dengan alasan agar blog saya tidak matisuri.

Di sisi lain, saya senang juga kalau ada yang kesasar mampir ke blog saya. Sekedar mampir karena terpaksa kesasar atau tak sengaja, setidaknya ada lah pengunjung blog saya ini. Walau kalau mau di branding, saya sendiri tak tahu harus mengidentikkan apa untuk blog saya. Tidak ada kekhususan untuk blog gado-gado saya. Padahal bagusnya sih, ada ciri khas yang unik yang membuat pengunjung tertarik untuk mampir, misalnya isinya tentang psikologi, tentang fiksi, non fiksi, dunia penelitian atau apa lah. Tetapi, dengan alasan klasik saya, yang penting blog saya bisa tetap hidup jadinya asal diisi tulisan. Jadi saya tak berharap ada pengunjung yang akan kesasar ke blog saya lagi, karena belum tentu menarik untuk dikunjungi kembali. Selain dari sisi contens tulisan, dari sisi performance blog juga perlu dibenahi agar menarik. Tetapi lagi-lagi saya tak bisa mendandani blog saya agar lebih kece. Blog saya tampil apa adanya, tak ada perubahan yang berarti. Saya juga belum banyak belajar untuk mengembangkan blog agar tampil lebih baik. Perlu yang berbayar mungkin ya? Tapi menulis di blog yang gratisan saja masih naik turun progressnya. Gimana mau yang berbayar? He-hehe alasan saja.

Saya melihat para aktivis blogger sepertinya mudah saja menuangkan pikirannya lewat kata-kata, misalnya Bhyllabus  dan Osolihin. Hampir bisa dipastikan, setiap minggu ada up date tulisan baru mereka. Dan kedua nya itu sudah cukup lama menjadi teman blogger saya, dan sama-sama belum pernah bertemu tatap muka. Anehnya, dengan silaturahim melalui blog setidaknya saya merasa seperti sudah mengenal mereka lewat tulisan-tulisan. Blogger yang link blognya saya pasang di wall wordpress saya, selain kedua teman blogger saya itu, saya kunjungi tak selalu up date tulisan, bahkan mungkin ada yang blognya sudah terbengkelai. Di sinilah saya patut mengapresiasi kedua teman blogger saya yang sudah konsisten dalam menulis. Congratulation! Semoga ilmu yang dibagikan menebar manfaat bagi sesama.

Tak lupa saya ucapkan terima kasih banyak pada WordPress atas kavling gratis yang diberikan kepada saya, sehingga saya bisa belajar  corat-coret dengan free di sini, bertemu dengan teman-teman blogger yang menginspirasi, dan membuat saya termotivasi untuk terus belajar menulis dan berkarya. *Jiah, serasa pidato saja 😉

 

 

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s