Semua Atas KuasaNya

Saya pernah mendengar ungkapan, Tidak ada suatu yang kebetulan dalam hidup ini. Daun yang jatuh saja atas kuasaNYa, apalagi jalan hidup manusia.

Cuma anehnya, yang saya juga ga tau, jalan hidup saya sendiri. Apa maksudNya? Apa sekenarioNya buat saya? entahlah, kadang saya sendiri ga memperhatikan diri saya. Hingga  ada seorang  teman yang rese’ dan bilang ke saya, “kalau saya memang di bagian kajian Al-Qur’an tapi nuansa pekerjaan saya tidak lepas dari Tata Usaha.”

Weww, saya jadi sadar, bener jugaa. Tapi so what gituloh.. Saya kebagian jatah jadi bendahara bidang. Masalah buat loe? Memang saya sendiri merasa jalan hidup saya kadang mirip novel yang ada di dunia fiksi. Bedanya ini dunia nyata.

Kalau saya saat ini dipercaya sebagai bagian dari pengelola kegiatan bidang ya ga pernah saya bayangkan sebelumnya, dan  ga pernah ngarep. apalagi berkaitan dengan uang. Duh, itu hal yang saya alergi sebenarnya. Sebelum2nya kalau saya dijatah pegang uang buat belajar mengelola kegiatan biasanya saya kasih ke teman yang udah biasa pegang. Sampai atasan ngeh juga kalau saya mungkin ga begitu serius belajar keuangan.

Anehnya, sudah berusaha lari, ehhhh masih juga hal2 begitu mampir ke saya. Awalnya saya diminta bantu2 aja. Saya bilang saja insya Alloh. Saya tenang, karena menurut saya teman saya yang lebih pas buat jadi bendahara bidang. So, kalau cuma bantu-bantu its okelah. But, saya kaget waktu DDTK di kantor dan diberi SK, lah posisi itu ternyata malah di saya. Weleeh, ga terpikirkan sama sekali. Begitulah, bisanya yang ga diingini malah terjadi. Sooo belajarlah saya tentang kuitansi dan SPJ kegiatan, baca mata anggaran etc.

Anehnya lagi, saya tesisnya tentang zakat, walau di kemenag saya bukan di bagian zakat, dan jauh dari hal-hal yang berbau zakat. Lha kantor saya saja jauh dari Pemberdayaan Zakat Kemenag. Lucunya, giliran saya ke lapangan ngumpulin data zakat dan mengalami kendala birokrasi, saya minta tolongnya ke Kasubdit Pengawasan Zakat via telepon, dan atas bantuan beliau saya alhamdulillah bisa melewati birokrasi rumit untuk akhirnya bisa ikut Rakornas Baznas Desember 2015 kemarin. Itu keanehan lagi yang ada di dalam hidup saya…

Dan, saya masih terkendala birokrasi pengumpulan data, sepertinya harus silaturahmi langsung ke beliau. Masa minta tolong via telepon lagi, ga sopan bangets khan? Dan pas ujian komprehenshif lisan ditanya penguji, anda kemenag tapi bukan di bagian zakat, bagaimana bisa penelitian tentang zakat? hahahha saya sendiri juga merasa aneh, buts setelah saya terangkan prosesnya bla.. bla.bla.. bla… penguji hanya mengangguk-angguk saja.

Begitulah hidup,manusia tak tahu apa sekenario terbaik untuk dirinya. Biarkan Dia saja yang mengatur semua.. Tak usah dibikin ribet dan pusing… Jalani saja hidup dengan baik dan mengikuti perintah dan aturanNya. Jauhi laranganNya. Raih ridhoNYa. Sudah itu saja, karena hidup di dunia hanyalah mengumpulkan bekal untuk akherat.

So, kalau dibilang aneh, ya aneh… Saya sendiri juga ga tau jawabnya.. Bodo amat, rese banget sih loe..

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s