Bahagia Hanyalah Makmum dari Pernikahan (Nasehat Pernikahan)

pernikahanSaya dapat nasehat pernikahan dari group whats ap, yang menonjok kesedaran saya untuk bermuhasabah diri, pas di ujung hari menjelang tahun 2016.

Begini nasehatnya:

Kita menikah bukan untuk berbahagia.

Kita menikah untuk beribadah kepada Allah SWT.

Pernikahan itu menjadi bagian dari misi ibadah kepada Allah SWT di semua peristiwa;

semakin  dekat padaNya di berbagai ujian hidup, baik lapang maupun sempitnya, susah senangnya, kehilangan ataupun mendapatkannya.

Semua keadaan itu dalam rangka ibadah. Maka kita mengharapkan ada barakah.

Di mana letak kebahagiaan?

Bahagia hanya makmum bagi keduanya.

Kebahagiaan hanyalah makmum di dalam kehidupan pernikahan  kita. 

Bahagia hanyalah makmum bagi ibadah dan berkah yang kemudian kita tegakkan.
by. Salim A. Fillah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s