I have to go, but one day I”ll be back again, Insya Alloh

Rasanya baru kemarin aku diterima kerja di Balitbang Agama Semarang. Terlalu cepat untuk mengucapkan selamat tinggal.
3 tahun aktif di kantor, dan sisanya tugas belajar.
Desember 2009 – Maret 2015 begitu cepat waktu berjalan.

Sungguh, bukan pilihan yang mudah.
Aku terlanjur jatuh cinta dengan kantorku yang satu ini.
Arena yang memacu untuk maju dengan lingkungan yang tidak terlalu ramai, tak banyak polusi udara.
UNIT kerja yang jumlah pegawainya ga banyak, jd rasa kekeluargaan masih terasa kental. Habitus ramah , saling menyapa, itu yang masih melekat di benak.
Kantor yang staf TU nya banyak yang pindah jalur ke fungsional peneliti.
Di satu sisi bagus, karena menunjukkan dinamisasi, ingin maju. Di sisi lain bisa2 struktural habis kalau tidak segera dilakukan regenerasi.

Lucunya, dulu aku merasa sebagai staf kepegawaian yang diperbantukan di dharma wanita. Aku menjalaninya dengan suka karena berhubungan dengan ibu-ibu dan membantu mengoordinir kegiatan arisan bulanan. Kepegawaian seperti sampingan, ya karena aku bosan ngitungi absen, ngecek kedisiplinan pegawai, menghimbau para pegawai menegakkan aturan s3suai perintah atasan dsb.
Terbiasa dikritik, diprotes para pegawai. Tapi justru dari situlah aku merasa belajar berorganisasi di suatu institusi. Belajar berbicara saat rapat dharma wanita, mengkondisikan acara, konsumsi, perkap dsb. Serasa kembali menjadi mahasiswa yang ikut di kepanitiaan kampus…

Saat itu aku bosan dan ingin rasanya bisa ganti jobdesk, membaca, menulis dsb. Singkat kata, lolos beasiswa S2. Kutinggalkan kantor..
Hmm sekarang ketika aku mulai suka dengan buku-buku, aku tak tahu apakah nanti di kantor baru di bagian administrasi atau bisa kembali meneruskan membaca buku dan belajar membuat suatu tulisan..

Lagi-lagi aku harus dipaksa pergi dari zona nyamanku…
Kwli ini bahkan dari zona k3sukaanku. Ketika kurasa semakin dekat, tiba-tiba buyar kembali susunan puzzleku..
Buyar, kabur, tak kutemukan bentuk rancangan semula..
karena b3ntuknya sudah mengalami perubahan di semua sisi, jadinya yaaa… sambil mencari bentuk baru menurutNya.
Entah, Dia mau kasih aku bentuk yang seperti apa sebenarnya.

Jauh di sudut hati kecilku, aku ingin suatu saat nanti bisa kembali k3 kantorku yang satu ini.. Dengan kondisi yang lebih baik tentunya. Bekal yang lebih mantap. Ya… aku akan pergi dan kuharap suatu saat nanti bisa kembali.

Aku sudah terlanjur jatuh hati pada kota ini..
juga kantor yang satu ini..

Entah, beberapa tahun lagi..
Apakah rasaku masih seperti ini..
Atau aku tak akan pernah kembali ke kantorku ini..

Selamat tinggal..
Aku harus pergi..
Terima kasih untuk semua kenangan, pembelajaran, keramahan, dan pendewasaan yang telah diberikan..
Aku akan merindukanmu..
Kota tempatku menuntut ilmu perilaku manusia dan tempat pertamaku bekerja sebagai abdi negara, menjadi relawan, mengisi tpq, belajar mendapat uang jerih payah sendiri hasil mengajar privat di semester 3..
Skripsi yang bikin patah hati, kkn etc.

Di tempat baru…
Semoga bisa lebih baik..
walau dengan tugas, peran, habitus dan arena yang berbeda tentunya..
Ya… biarkan liku hidup menggelinding menurut kehendakNya..
Saya hanya belajar menjalani semampu saya..
Semoga dimanapun mampu menebar manfaat buat sesama..
Aku rindu..
ukhuwah..
tarbiyah..
produktif..
kontributif..
Insya Alloh dengan ijinNya..
Semua pros3s penempaan dalam hidup adalah sarana tarbiyahNya..
Mampu kah kita senantiasa lebih baik dari hari ke hari?
Hingga khusnul khotimah di ujung usia nanti
Aamiin 3 YRA

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s