“Siapa yang belum pernah merasakan kehinaan belajar meski sesaat….Ia akan terus merasakan kebodohan sepanjang hayat

Siapa yang tidak belajar di masa mudanya….Bertakbirlah empat kali atas kematiannya”

(Diwaan Asy Syafi’i, dinukil dari Menuntut Ilmu Jalan Menuju Surga, Ust. Yazid bin Abdul Qadir Jawas, hal. 153)

SEKILAS membaca quote di atas saya  langsung mak jleb!!!

Saya merasa akhir-akhir ini sedang demotivasi untuk belajar. Padahal status saya mahasiswa yang sedang menyusun proposal tesis, deadline lagi. . =).. =).. =)

Belajar seakan menjadi beban, ada rasa malas, lagi tidak bersemangat dll.. Ibarat perjalanan sudah separuh jalan dan tiba-tiba tak berdaya, lemas padahal ini perjalanan gratis menuntut ilmu..  Malu seharusnya.. Semangat seharusnya.. Bersyukur seharusnya..

Iya… bersyukur dapat beasiswa, bebas tugas kantor, tak semua orang mendapat kesempatan waktu dan biaya. seperti itu. Harusnya saya bisa lebih bisa mengatur diri, mengatur waktu, bersemangat untuk mengejar deadline..

Ilmu itu sesuatu yang tidak mudah untuk diperoleh. Perlu bekal ketekunan, semangat, kesungguhan untuk bisa memperolehnya. Jalan pencari ilmu itu ada adab-adabnya. Banyak yang masih perlu saya perbaiki agar suatu ilmu mampu saya pahami dan kuasai. Tak ada jalan instan, butuh berusaha dan berjuang untuk mendapatkannya. Ke mana semangat saya hilang ya????

Ibarat perjalanan bekal saya menipis, waktu saya mepet, jarak tempuh tujuan masih separuh lagi. kenapa malah demotivasi ya?

Harusnya bersemangat, tinggal separuh perjalanan lagi. Jikalau perbekalan menipis istirahat sejenak, kembali isi bahan bakar, persiapkan dan antisipasi hal-hal yang sekiranya diperlukan nantinya. Tapi bukan berarti terus diam di tempat tapi sambil menyiapkan sambil terus berjalan. 

Bayangkan bila tiba di garis finish nantinya, akan ada rasa syukur dan kenikmatan telah berhasil melewati suatu perjuangan. Bukankah sesuatu itu menjadi bernilai setelah melewati berbagai ujian kesulitan dan kepayahan dalam memperolehnya. Demikian pula halnya suatu ilmu. Bismillah.. perkuat bekal ruhiyah sehingga tanganNya ikut serta dalam setiap proses yang kita usahakan. Tidak ada kemudahan kecuali Dia memberikan kelapangan, kemampuan pada kita untuk menyelesaikan atau menguasai suatu ilmu. aamiin YRA

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s