Perfecto! Menikah itu Ibadah, Sayang..

Tertib ketemu tak tertib, disiplin ketemu easy going(terkesan lelet), detail ketemu generalis, konsisten ketemu moody, rapi ketemu cuek beibeh ….. Songong ketemu rendah hati… Olala.. tak pernah terpikirkan sama sekali…

Sebel.. sebel..sebel…
Bete..bete.. bete…
sok cakep.. sok cakep.. sok cakep…
kesel… kesel..kesel….
marah.. marah..marah…

Kesabaran.. sama-sama gila/ sama-sama songong/ada sisi-sisi ancur yg muncul dan nyambung bisa sebagai sarana perekat hati.. mengingatkan dengan lembut namun tegas membuat hati meleleh dari kerasnya hati, pelan-pelan kemarahan, kekesalan meredup… walau sesekali bisa juga muncul kesal lagi secara otomatis..
Logikaku menolak tapi hatiku mengiyakan…

Perfecto!.. Jodoh itu yang terbaik dalam pandanganNya. Saling melengkapi, menerima dengan segala kekurangan dan kelebihan. Kelebihan membuat kita bersyukur, kekurangan membuat kita bersabar. Sarana indah dariNya untuk saling melengkapi dan memperbaiki diri.. walau pertengkaran kecil, kesal, sebel sering mewarnai proses adaptasi.. Tak ada yang sempurna. Kesempurnaan hanya milikNya semata.. So.. benar sekali menikah itu setengah agama, ibadah yang susah-susah mudah. Sunah Nabi.

Ada yang sudah cukup umur belum jua berani menikah atau belum siap atau bisa jadi belum bertemu jodoh.. Apapun itu, sudah menikah atau belum.. teruslah berbenah, memperbaiki diri, beramal, berdoa, usaha. Yakinlah bila saatnya tiba, kita tak akan bisa menghindar, kabur, karena sudah terkepung. Kena SKAK MAT. Hingga kita tidak bisa berkutik lagi. Istikharoh hasilnya secara logika tidak, tetapi hati berkata iya. So.. bendera putih berkibar dengan anggukan kepala.. Oke, saya siap menikah.. begitulah sedikit cerita. ketika Dia menganggap kita siap maka akan dibukakan jalan lebar-lebar menuju jodoh kita. Selalu ada saja jalan yang membuat hati mantap dan calon kita mantap, walau sebelum-sebelumnya sudah mencoba dengan beberapa orang eh mengapa bisa-bisanya malah dengan yang lain. Begitulah.. jika dia menghendaki tak ada yang mustahil bagiNya.

Kriteria kita bisa jadi muluk-muluk, idealis, bla—bla– bla…. Tetapi yakinlah jodoh kita adalah seseorang yang melengkapi kekurangan kita. Sarana evaluasi bagi perbaikan diri. Dia memberi apa yang kita butuhkan. Boleh jadi saat ini kita belum menemukan maksudNya tetapi Dia Maha Tahu manfaat mudharatnya bagi diri kita, di masa kini, maupun yang akan datang. Apapun yang kita lakukan, termasuk memutuskan menikah bila disertai istikharoh dan pertimbangan dariNya maka itulah yang terbaik dariNya. Kita tenang menjalani karena bukan emosi sesaat, bukan semata keinginan/nafsu pribadi. Sehingga menjadikan menikah sebagai ibadah, lika-liku perjalanannya biarkan kita jalani sambil terus berdoa, pasrah padaNya.. Dia yang memilihkan, Dia pula yang akan memberikan jalan keluar bila ada tantangan-tantangan. Semoga sakinah, mawaddah wa rohmah….

Menikah itu ibadah, sayang…
Bimbing aku agar bisa menjalaninya semampuku..
Kutau banyak kekuranganku
Biarkan kesabaranmu dan kelembutanmu melelehkan egoku..
Seperti halnya sifatmu yang kadang menyebalkanku..
Menguji kesabaranku..
Kesabaranmu, kebaikanmu, kelebihanmu membuatku bersyukur..

Kebiasaan jelekku yang menyebalkanmu..
Ketegasanmu-lah dengan lembut dan sabar yang menyadarkanku,
pelan-pelan kucoba mengikisnya..
Aku tak se-ideal harapanmu..

Wanita ibarat tulang rusuk yang sesekali bengkok..
kelembutan dan kesabaranlah yang mampu meluruskannya..
Entah mengapa engkau mampu melakukan itu padaku..
Ada rasa kesal, sebal, marah mengapa mesti dirimu,
yang mampu melelehkanku.
Never ever imagine it, u know…
Saat songongmu bertemu songongku..
Ancurmu ketemu ancurku..
Erormu ketemu erorku..
Belagumu ketemu belaguku..
Isengmu ketemu isengku..
Jelekmu ketemu jelekku..
Perfecto.. cocok.. mungkin begitu dalam pandanganNya..
I dont know..
Really.. really dont know..
hembuh..
ora ngerti..
Ga lucu..
Sangat tidak lucu..
why must be u..

Satu hal yang pasti, sayangku..
Menikah itu ibadah..
Semoga kita bisa meraih ridhoNya..
Semoga senantiasa terpupuk, terpelihara sakinah mawaddah wa rohmah diantara kita..
I Miss u, but I hate u..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s