[TEORI] ANALISIS KONFLIK

Konflik adalah perbedaan kepentingan, pendapat, cara pandang. Lebih lengkapnya lihat di tulisan saya yang berjudul TEORI KONFLIK

ANALISIS KONFLIK
Analisis merupakan proses untuk mengkaji dan memahami realitas konflik dari berbagai perspektif yang beragam. Di sisi lain analisis konflik bisa dijadikan dasar pijakan dalam pengembangan strategi dan rencana aksi. Konflik bila diibaratkan sebagai suatu penyakit maka untuk mengkajinya diperlukan 3 proses yaitu: PROGNOSIS –> DIAGNOSIS –>TREATMEN.

PROSES ANALISIS KONFLIK
Konflik membutuhkan proses dalam mengidentifikasinya. Dalam Training Mediasi Konflik yang saya ikuti hari ini di WMC (Walisongo Mediation Centre) Semarang, peserta training diberikan games PEMULUNG (begitu istilah yang disebut Elma, salah satu peserta dari Puslitbang Kehidupan Beragama Kementerian Agama RI Pusat). Games ini mengasah kemampuan peserta training dalam menganalisa suatu hal. Peserta dibagi menjadi kelompok-kelompok. Masing-masing kelompok terdiri atas 3 orang. Trainer memberikan setumpuk benda ke masing-masing kelompok. Diberikan waktu 15 menit untuk mengelompokkan tanpa ada komunikasi. Setelah itu peserta diminta presentasi hasil pengelompokan yang telah dilakukan. Ternyata antar anggota kelompok mengalami kesulitan atau pandangan yang berbeda dalam mengelompokkan benda-benda yang diberikan. Ada yang memasukkan pita dalam kelompok alat tulis tanpa disadari. Hal ini tentu saja menggelikan, karena baru disadari oleh peserta begitu presentasi dilakukan.

Dari hasil games tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam melakukan ANALISIS KONFLIK diperlukan hal-hal sebagai berikut:
1. kejelian, kecermatan
2.banyaknya persepsi yang berbeda memerlukan common persepsion
3.perlunya pengelompokkan sesuai dengan jenis, ragamnya
4.perlu kerjasama dalam mengelompokkan
5.analisis dari berbagai sudut pandang

MENGAPA PERLU CONFLICT ANALISIS?
Orang yang bekerja dengan konflik harus memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai dinamika, hubungan dan isu terkait dengan situasi yang membantu untuk merencanakan, menemukan strategi yang lebih baik.

KEGUNAAN ANALISIS KONFLIK
Analisis konflik berguna untuk:
1. memberikan pemahaman tentang latar belakang dan sejarah situasi konflik dan peristiwa terkini
2. Mengidentifikasi semua kelompok yang relevan (mana kelompok-kelompok yang bisa diajak
bersekutu, mana yang tidak)
3. Memahami perspektif dari semua kelompok atau pihak yang berbeda dan untuk mengetahui lebih
luas hubungan mereka satu dengan yang lain
4. Mengetahui faktor yang mendukung dan menopang konflik

ADA 9 ALAT UNTUK MENGANALISIS KONFLIK
Konflik perlu dianalisis. Ada 9 cara untuk menganalisis, yaitu:
1. STAGES OF CONFLICT
Konflik memiliki karakter tertentu sehingga bisa diperkirakan dalam suatu grafik: pre-konflik,
konfrontation, crisis, outcome hingga post conflict. Dengan demikian bisa diantisipasi dan dicari
kemungkinan penyebab timbulnya, apakah karakternya masih sama atau karena adanya hal baru
yang tidak dijumpai sebelumnya.
2. TIMELINES
Konflik bisa dianalisis dengan menggambarkan kejadian-kejadian kronologis suatu peristiwa terkait
dengan dua atau tiga kelompok yang berkonflik
3. CONFLICT MAPPING
Teknik visual untuk menggambarkan hubungan antar kelompok dalam konflik. Dengan teknik ini
bisa digunakan untuk memahami situasi secara lebih baik, bagaimana hubungan antar pihak yang
berkonflik, memperjelas letak kekuatan, melihat siapa yang menjadi sekutu atau potensial menjadi
sekutu, mengenali kemungkinan intervensi dan mengevaluasi apa yang sudah dilakukan.
4. THE ABC (ATTITUDE, BEHAVIOUR, CONTEXT) TRIANGLE
Teknik yang digunakan untuk mengidentifikasi faktor attitude, behaviour dan context kaitannya
satu sama lain pad akedua pihak yang berkonflik.
5.THE ONION
Cara menganalisis tentang apa yang dikatakan oleh masing-masing kelompok mengenai konflik.
Hal ini dilakukan dengan menganalisis dari lapisan terluar, ke dalam hingga ke inti masalah, yang
meliputi: POSISI, INTEREST dan NEEDS kedua belah pihak. POSISI: what we say we want.
INTEREST: What we really want? NEEDS: What must we have
6.THE CONFLICT THREE
Alat grafis dengan menggunakan gambar pohon untuk memilih isu-isu konflik penting. Tujuannya
untuk mengetahui masalah ini, sebab dan akibat dari suatu problem/konflik.
7.FORCE – FIELD ANALYSIS
Teknik analisis yang bertujuan untuk menganalisis kekuatan positif dan kekuatan negatif dalam
suatu konflik. Tujuan teknik ini untuk mengidentifikasi kekuatan yang mendukung atau
melemahkan rencana aksi atau perubahan yang diinginkan, menentukan cara untuk memperkuat
dan menurunkan kekuatan, memperkitakan kekuatan itu dan kekuatan kita untuk
mempengaruhinya.
8.PILLARS
Teknik analisis konflik berupa ilustrasi grafis mengenai unsur-unsur pendukung. Tujuannya untuk
mengetahui ketiuka tidak jelas kekuatan apa yang mempertahankan situasi yang tidak stabil.
Disisi lain juga berguna ketika terperangkap dalam suatu situasi.
9.THE PYRAMID
Tkenik pyramid merupakan alat grafis yang menunjukkan level-level stake holder dalam konflik.

NB. Resume materi TRAINING MEDIASI KONFLIK
DI WMC (WALISONO MEDIATION CENTRE) SEMARANG, 8 – 12 NOVEMBER 2011

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s