Muara Rinduku

Hujan turun dengan derasnya siang ini.
Baru saja aku pulang dari trilomba juang.
Ah, lagi-lagi terbersit rasa rindu padamu..

Entah mengapa padamu..
Kutahu alam sadarku bertanya mengapa dirimu..
Dan tak tahu apa jawabnya..
Tapi alam bawah sadarku tetap mengatakan..
Ya, aku rindu padamu..
Tak tahu alasan jelasnya..

Dunia yang begitu berbeda..
Tapi entah mengapa tidak jua bisa menghapus rasa simpati di hati..
kucari-cari kekurangan dirimu..
Tetap saja ada bagian lain yang lebih menonjolkan simpatiku padamu,
bisa memaklumi kekurangan dirimu..
juga memahami perbedaan-perbedaan itu..

Aneh memang..
Aku bahkan tidak tahu mengapa, bagaimana bisa dan berjuta tanya lain tak mampu kujawab..

Awalnya biasa saja..
Dan kuharap akan bisa tetap biasa..
Namun kenyataannya malah jadi tidak bisa biasa..
Aneh, mungkin..
Tapi memang begitulah kenyataan yag terjadi..

Robbi..
Mengapa Kau timbulkan simpatiku padanya..
Jika hanya menyiksa jiwa..
JIkalah dia memang untukku berikanlah jalan terbaik yang diridhoMu..
Dan jika dia bukan yang terbaik bagiku, tolong hilangkan rasa simpati ini padaNya..
Biar aku bisa tersenyum dan tertawa tanpa beban di hati..
Biar bayangannya tidak menari-nari di pikiranku
dan mengganggu aktivitasku..

Robbi..
Jagalah diri ini
agar bisa tetap istiqomah
hingga saatnya nanti..
Dan muarakan rinduku ini
pada cinta yang berujung pada cintaNya semata..
Amin..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s