Ingin kusapa

Buat seseorang yang pernah menyapa jiwaku begitu dalam..
Entah mengapa, terkadang ingin sekali kusapa dirimu..
Lewat semilir angin
Lewat rintik hujan
Lewat senyum lembut mentari pagi
Lewat sinar rembulan..
Lewat apapun yang bisa menyampaikan salamku padamu..

Tapi semua sirna..
Tak ada angin yang berhembus
Tak ada rintik hujan
Tak ada senyum lembut mentari pagi
Tak ada sinar rembulan..
yang mampu menyampaikan salamku untukmu..
karena itu hanya ada di masa lalu

betapa masa lalu itu begitu jauh..
walau sedetik yang lalu..

tapi mengapa mengenang masalalu terasa begitu dekat
walau sudah beberapa tahun yang lalu..

pelangi indah di depan mataku
hanya bisa dilihat
hanya sekejap..
setelah itu pergi..
dan tak akan pernah kembali..

NB: pernah kau bilang padaku “moga Allah meningkatkan derajad kita dimataNya”. Kau tahu, aku terus mencoba.. tapi mengapa jalan itu begitu curam untuk kudaki.. kutak sanggup lagi.. Kau tega melakukan semua ini.. tanpa persetujuanku sebelumnya.. Aku bukan dirimu..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s