Reuni Kecil Keluarga

Sabtu, 27 Februari 2010 kemarin mendadak ada reuni keluarga. Tiada lain karena paman/om saya meninggal dunia. Ya, di satu sisi kepergiannya menyisakan luka bagi keluarga, sanak saudara.

Kematian om saya itu terkesan mendadak. Tanpa ada tanda-tanda dia akan pergi untuk selamanya. Jadi keluarga, tetangga, teman-temannya-pun masih belum begitu percaya kalau paman saya itu meninggal dunia.

Kematian om saya itu begitu mudah. Masuk angin, minta dikerokin ke bibi/tante saya (istrinya). Setelah itu merasa mual di perut. Merasa mau muntah, tetapi ga ada yang dimuntahkan. Mendadak nafasnya berhenti. “Pak, jangan becanda ah”, begitu ucap istrinya di tengah malam. Tapi om saya tidak bereaksi. “jangan becanda”, sambil menggoyang-goyangkan tubuh suaminya.

Tak berapa lama kemudian di bawa ke RS, tapi sudah dinyatakan meninggal dunia. Jadi ketika Om saya itu dicabut nyawanya oleh Malaikat Izrail, tante saya itu tidak menyadarinya. Entahlah, kok bisa begitu ya. Padahal, kata buku atau entah saya dapat darimana, selembut apapun malaikat mencabut nyawa, rasanya tetap saja sakit. Semoga saja kematian om saya itu husnul khotimah. Amiin.

Di sisi lain, ketika ada keluarga yang meninggal, maka kerabat dekat, teman dan tetangga berdatangan. Bila mau melihat sisi positifnya, itu bisa menjadi suatu moment kecil reuni keluarga. Iya, kemarin keluarga pihak ibu datang semua. Setelah sekian lama tidak berkumpul akhirnya bisa ketemu, mengakrabkan kembali tali silaturahim, saling bertanya kabar satu sama lain. Biasanya setahun sekali (waktu lebaran) sebagai sarana reuni keluarga. Tetapi sudah dua kali atau lebih, episode reuni tetapi tidak lengkap pesertanya. Entah Om saya yang di Pekalongan yang tidak bisa datang, atau om saya yang di Jakarta yang tidak bisa pulang, atau yang lainnya. Kemarin, bisa berkumpul semuanya. Haruskah dengan moment dan cara seperti itu?

Semoga lain kali ada moment yang lebih indah untuk mengakrabkan dan menyambung tali silaturahmi yang mendingin karena jarak, waktu maupun berbagai alasan lainnya. Semoga🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s