Menyebalkan..
Bila berkomunikasi tanpa kata..
Bahasa nonverbal tak mudah untuk dimengerti..
Tapi entah mengapa menarik untuk mencoba memahaminya.
Dengan sekedar tatapan, gerakan tubuh, tiba-tiba menjauh tapi hati terasa dekat.. etc..
Tak mudah memang, memahami bahasa tubuh manusia. Berkata tidak, tetapi bahasa tubuh mengatakan iya. Berkata iya, tetapi dalam tindakan nyata justru menjauh. Apa maksud yang ingin disampaikan sebenarnya?
Begitu bodohnyakah sehingga masih juga merasa butuh penjelasan lewat kata-kata? Begitu sulitnyakah untuk menanyakan langsung? Walau memang Orang Jawa penuh dengan bahasa nonverbal, penuh basa-basi. Dan banyak yang tidak kupahami. Aku takut salah mengerti..
Diam=pun terkadang susah diterjemahkan.. Diam sedang tak ingin diganggu, diam karena marah, diam karena sakit, diam karena tidak setuju. Begitu multitafsir..
Itulah mengapa komunikasi tanpa kata tidak mudah, kecuali orang yang sudah dekat. Itupun masih bisa timbul salah paham. So.. alangkah lebih baiknya bila dilengkapi bahasa verbal..
Katakan I LOVE U.. mungkin susah. Tetapi tatapan mata, tindakan tidak bisa berbohong..
Katakan I MISS U.. mungkin berat. Tetapi pandangan mata tetaplah berbicara..
Katakan I NEED U mungkin sudah dicoba tapi tetap tak bisa bersuara.
Hembusan angin tak bisa menyampaikan apa yang dirasa..
Pun bintang di langit tak tahu bahwa sinarnya tak secemerlang sinar si Dia, yang seakan berbisik.. hidupku tak lengkap tanpamu..
JIahhhh… lagi kumat eror-e..