Feeling Lonely

Alone… sendirian… di akhir pekan..
Waktunya istirahat setelah bekerja 5 hari. Lelah juga kerja ya, belum ada teman untuk berbagi beban kehidupan. jeileh.. =)

Rutinitas kantor terkadang bagiku terasa menjemukan. Mengurus presensi elektronik pegawai, surat tugas perjalanan dinas, seminar, workshop, rapat, apel, upacara, disiplin pegawai, arisan ibu-ibu kantor. Belum lagi kalau ikut turun ke lapangan dan membuat laporan seakan-akan dilakukan dengan sisa-sisa energi di rumah. Padahal masih jomblo ya? kok rasanya managemen diri masih kacau.. masih belum terhandle dengan baik. Kalau di list ya tugas dan pekerjaannya ya sudah begitu doank… Namun dalam prakteknya kok ribettt. Entah saya yang memang kurang kompeten atau belum menemukan “ruh” yang pas dalam bekerja. Pulang kerja sore hari sudah capek, pengen tidur.. Wah-wah -wah dunia tidak sesempit ini, kenapa terkadang diri saya berpikiran sempit hingga merasa sesak, tidak dapat bernafas dengan lega… Jiaaaaa… PERLU EVALUASI DIRI.. TRUS MEMPERBAIKINYA..

FEELING LONELY? Ah, setiap individu juga ada saatnya ingin menikmati kesendirian, ada saatnya ingin menikmati kebersamaan bersama teman-teman. Walau sudah beda juga sih rasanya. Teman-teman sudah banyak yang merid, jadinya kebersamaan sudah tidak seperti dulu lagi.. Urusannya sudah beda lagi. Tidak mungkin bebas untuk sekedar belanja bareng atau melakukan hal-hal bersama seperti dulu lagi… Ah, hidup jadi tidak seasyik dulu lagi kesannya. Hmmm.. kok saya jadi kurang bersyukur dengan hidup saya ya?

Ha ha ha. Begitulah curhat the single woman. Tak jauh-jauh dari itu.. Sisi interpersonal saya cenderung dominan, membuat saya menikmati kesendirian dengan menulis blog, membaca buku, novel dsb. Walau kadang juga merasa sendiri, sepi begitu selesai membaca atau menulis. Need someone to share with.. ehem ehem..

Lagi-lagi .. still in triying find the right man.. i dont know… who is it?
May be i havent known him, i have known him for such a long time, may be… you.. who read this..=)
i dont know..
but time will tell,
i belive it…

Keep on trying, praying, and giving the result on God’s hand.. Ok?
too many things that i think make me confusing…

really..

Tidak seperti membeli buah, mau jeruk, apel, rambutan, durian atau pisang. Kalau tidak suka bisa ditukar, diberikan pada orang lain atau akhirnya dibuang…

Pilihan seumur hidup bro.. sist..
MOga segera nemu deh..
Biar ga feeling lonely lagi..

TaK Tahu Dikasih Judul Apa

Ah, jadi inget cerpen my strawbery-cake..
Karya Ifa Avianti yang jadi favoritku.
Entahlah kalau sudah baca penulisnya Iva Avianty, selalu saja suka dengan karyanya.

pengen juga bikin cerpen jadinya..
yang bisa menguras airmata spiritual.
mengingatkan kembali bahwa Dia lah yang Maha Tahu yang terbaik buat kita.

Tentang hati, ah tak mudah untuk menemukan jawabnya.
Bagaimana bisa mengingat kesukaannya, kekurangannya, kelebihannya, kata-kata yang seakan menjadi jargonnya.
Widiiiiiiih, mengapa otak begitu mudahnya dan menangkap segala hal tentang dia???
mengapa???
perhatian ini mengarah padanya?
rasa ini bisa juga tertuju padanya???

Padahal belum halal..
Bila rasa ini terus ditanam apalagi dipelihara..
Dilahan yang belum jelas kepemilikannya..

Aku takut,
saat ternyata harus mencabut rasa itu
akan sakiiiittttt…
Ya.. sakittttt

Karena sekarangpun sudah terasa sakit..
Melebihi sakit patah hati…
padahal tidak tahu..
apakah dalam kondisi jatuh hati atau patah hatiii…
Bagaimana ini?????