Ikhlas dan Sabar dalam Berproses

Tetap saja manusia tak tahu apa yang terbaik untuk dirinya.
Terkadang merasa lebih baik begini, tetapi di beberapa saat kemudian begitu lebih baik. Sungguh, aku tak mau diombang-ambingkan oleh perasaan dan ketidakjelasan.
Analisis manusia bisa saja salah. Pandangan manusia tidak menyeluruh. Tidak tahu apa dan bagaimana masa depan yang akan menimpa dirinya. Jadi lagi-lagi semua dikembalikan kepadaNya. Ya, pandanganNya luas, tak terbatas dan menjangkau masa depan yang penuh misteri dalam akal dan nalar manusia.

Mengapa tidak minta pendapatNya saja?
Ikhtiar, doa dan tawakal padaNya.
Biarkan Dia saja yang memilihkan untukmu..

Netralkan dirimu, hatimu, pikiranmu..
Biarkan Dia yang memilihkan untukmu..
Ya, biasa saja

Jaga netralitas..

Termasuk ketika sore ini ditetapkan Pembimbing dalam KTI (Karya Tulis Ilmiah) di Diklat LIPI yang kuikuti. Inginnya dapat pembimbing A, eh dapatnya D.. Bismillah sajalah. Sudah diatur oleh panitia dan Insya Allah itu yang terbaik untukku..

Ikhlas dan sabar dalam berproses..
Kelak akan kutahu hikmah yang akan kupetik dalam setiap pernik misteri puzzle kehidupan..

Dan ingatlah..
Bergantung pada manusia itu salah..
Bergantunglah pada yang Maha KUat yaitu Allah SWT..

Boleh saja menaruh harapan pada seseorang, tapi sewajarnya saja..
Karena dengan manusia bisa saja kecewa tapi denganNya kau tak akan pernah kecewa.

So? Kembalikan semua padaNya..
Bersabarlah …
Kelak semua yang akan kita tanam akan kita tuai..
pada saatnya, ya hanya Dia Yang Maha Tahu saat yang tepat itu..
Bagaimana bentuknya, dimana dan dengan segala perniknya..

2 comments on “Ikhlas dan Sabar dalam Berproses

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s